Rabu, 01 Oktober 2014

Paser Kota UNGU



Ciri Khas
Ada yang unik di Kota Tanah Grogot, pusat pemerintahan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.  Hampir semua fasilitas bangunan milik Pemda berwarna ungu.
Di sepanjang jalan perkotaan, semua kantor pemerintahan berwarna ungu, dari mulai cat dinding sampai dengan pilar pagar. Tak terkecuali bak-bak penampungan sampah, baik yang terbuat dari tembok maupun container berwarna ungu.
Jika di tempat-tempat lain, marka jalan berwarna kontras hitam-putih, di kota yang berjarak 3 jam perjalanan dari Balikpapan ini diwarnai ungu-putih. Warna yang sama juga dipakai menjadi warna dasar gapura-gapura pembatas kecamatan dan desa, semua serba ungu.
Beberapa kilometer dari pusat kota, terdapat sebuah telaga buatan yang dilengkapi dengan bangunan menjorok mirip dermaga tetapi kecil. Selain bangunan-bangunan dan dermaganya berwarna ungu, terdapat tulisan “TELAGA UNGU”. mobil inventaris desa yang juga berwarna ungu
Kantor Bupati
Hotel 

Pembatas Desa 
Trotoar
Telaga Ungu 
Taman Putri Shaleha
Mobil Dinas

Makana
Sebenarnya saya juga tidak tahu makanan khas daerah ini, mungkin karena banyaknya suku pendatang dengan membawa budaya termasuk makanan khasnya masing-masing sehingga ciri khas daerah ini kurang terlihat, terlebih dalam hal makanan. Disini ada coto Makassar, ada soto lamongan, pecel madiun, ada soto banjar, ketupat kandangan, bahkan kerak telor khas betawi pun ada di sini. Tapi jika orang dari luar kabupaten berkunjung ke sini, pasti mencari madu asli dan ikan asin atau ikan kering. Madu memang kerap dicari untuk oleh-oleh. Terutama madu asli dari hutan Kalimantan, mungkin karena daerah ini masih terdapat banyak daerah hutan-hutan yang lebat. Harga madu perbotol pun bervariasi tergantung tingkat keasliannya, tapi untuk mendapat madu asli pun harus selektif karena bisa saja ada oknum yang menjual madu “palsu” dengan harga mahal. Sedangkan ikan asin sendiri banyak di produksi di daerah pesisir dan dipasarkan ke ibukota kabupaten. Ikan asin di sini mungkin special karena biasanya diolah dari ikan berdaging tebal dan besar.
Ada beberapa jenis buah-buahan yang ada di daerah ini tapi tidak umum di tempat lain, seperti buah paken, rambai, langsat, cempedak. Buah paken penampakan luarnya menyerupai durian, besar dan berduri namun yang membedakan dari adalah isinya, tidak beraroma tajam seperti durian dan teksturnya juga lebih keras dibanding durian. Buah rambai mirip seperti buah langsat tapi tekturnya lebih berair dari buah langsat. Kalau buah cempedak mungkin keluarga jauhnya buah nangka, karena kulitnya hampir serupa tapi isinya kecil-kecil dan banyak, biasanya buah ini bisa dimakan langsung atau dijadikan cemilan, dicampur dengan adonan tepung kemudian digoreng, dimakan hangat-hangat dengan teh manis, sungguh nikmat… hehehe.

Budaya 

Selain potensi dan daya tarik Obyek wisata Kabupaten Paser juga memiliki seni dan budaya antara lain ;

1. Tari Ronggeng Paser
 Kesenian Kabupaten Paser yang menjadi ciri khas adalah tarian "Ronggeng Paser". Tarian ini merupakan kesenian tradisional pesisir kabupaten Paser yang termasuk dalam kelompok Tari Gembira ( Tari Pergaulan) dengan diiringi lagu ronggeng dan didominasi petikan gambus.

2. Tari Rembara
 Tari Rembana merupakan kesenian tari tradisional pedalaman Paser yang termasuk dalam tari ritual atau tarian yang ditampilkan pada saat- saat diadakan upacara adat Paser seperti Belian, Nulak Jakit dan upacara adat lainnya maupun pada acara-acara resmi.

3. Tari Gantar
 Tarian Gantar juga merupakan tari pedalaman yang sebagian masyarakat Paser tarian ini sebagai Tari Giring-giring. Dalam gerak tari ini menceritakan penyambutan sang pahlawan yang baru kembali dari medan Perang.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar